Sabtu, 03 Oktober……. menyempatkan diri bersenang-senang, meninggalkan rutinitas kantor yang menyebalkan dan sejenak melupakan masalah yang ada. Rekreasi bareng teman-teman ke Theme Park,  Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai.

Theme Park Pantai Cermin, sarana bermain wahana air merupakan tempat rekreasi keluarga yang paling pas, apalagi untuk anak-anak. Hmmm…..pasti menyenangkan, mereka pasti betah seharian berenang, berendam dan bermain air.

salah satu tempat bermain

salah satu tempat bermain

Ada beberapa lagi tempat bermain yang mengasyikkan untuk dinikmati, tapi kebetulan saya tak sempat mengabadikannya karena sibuk berfoto ria mengabadikan diri sendiri dan juga dengan teman-teman.

mejeng bareng teman - teman kantor

mejeng bareng teman - teman kantor

Ketika sore tiba, suasana akan semakin asyikkk…… matahari sudah tidak ‘ganas’ lagi dan bisa menikmati laut yang terhampar luas seolah tak berbatas, apalagi sambil menikmati makanan seafood. Hmmm……. kalau yang ini enaknya dinikmati berdua ya dengan sang pujaan hati.

ni mejeng apa menikmati pantai......

ni mejeng apa menikmati pantai......

ni dia...... menanti yang tak kunjung tiba......

ni dia...... menanti yang tak kunjung tiba......

Puas sudah jalan-jalan…….. bermain air, memandang laut yang terhampar luas. Walau waktu terasa kurang untuk mengelilingi seluruhnya, tapi lumayanlah untuk menghilangkan kepenatan karena aktivitas sehari-hari. Paling tidak cukup untuk menenangkan hati yang gundah plus cuci mata.

Sabtu yang cerah……… Matahari begitu teriknya ‘memanggang’ kota Medan, malas rasanya untuk keluar kantor. Tapi ajakan plus bujukan teman-teman akhirnya meruntuhkan keegoisanku untuk bertahan dan berkutat dengan pekerjaan kantor.

Menghadiri undangan pernikahan adik teman sekantor, pergi beramai-ramai, saling canda satu sama lain, sungguh di luar dugaanku, ternyata sangat menyenangkan. Panas terik hari ini tak membuat kami semua gerah dan berhenti bercanda sambil terus tertawa.

Sambil menikmati hidangan makanan yang disediakan, para undangan  juga dihibur dengan musik keyboard dengan biduan lokal yang lumayan cantik dan bersuara lumayan bagus. Dari lagu pop, melayu hingga dangdut semua dilantunkan dengan baik dan kami semua menikmatinya sambil sedikit menggoyangkan kaki.

Tiba-tiba saja aku tertegun dan terdiam seribu bahasa, ketika seorang penyanyi melantunkan tembang ST12 ‘Jangan Pernah Berubah’. Setiap liriknya begitu menggugah hatiku. Pikiranku pun berkelana jauh, teringat kembali pada seseorang yang kini telah pergi meninggalkanku.

Seseorang yang pernah ada dalam hatiku (bahkan sampai detik ini), yang selalu menjadi penyemangatku, yang memberi warna dalam hidupku, dan yang pernah kuharapkan menjadi imam. Kini semua sudah berakhir dan diapun sudah berlalu, tapi kenangan manis yang pernah kita rajut bersama tak akan pernah terlupakan.

GADIS SUNYIBiarkan waktu teruslah berputar
Mencintai kamu penuh rasa sabar
Meski sakit hati ini kau tinggalkan
Ku ikhlas ‘tuk bertahan

Cintaku padamu begitu besar
Namun kau tak pernah bisa merasakan
Malah kini kau ucapkan selamat tinggal
Membuat keresahan

Meninggalkanku tanpa perasaan
Hingga ku jatuhkan airmata
Kekecewaan ku sungguh tak berarah
Biarkan ku harus bertahan

Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah
Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah

Jangan pernah kau coba untuk berubah
Ku relakan yang indah dalam hatinya

Aku mencintaimu, tapi tak mampu memilikimu, aku harus rela melepasmu demi kebahagiaanmu. Cinta sejati tak akan pernah mati, walau raga tak termiliki, cinta sejati akan selalu ada di hati, walau hanya bersua sebatas mimpi.

Terimakasih sudah mencintaiku, mengisi hari-hariku dengan begitu indah. Dekap hangatmu akan selalu kurasakan walaupun hanya dalam mimpi dan sebatas bayang-bayang semu.

I just wanna say I love you………..

Bergetar hati ini membaca kabar yang dikirim via sms, tanpa diperintah buliran air hangat telah mengalir begitu saja.  Hati ini bergetar bukan karena sang kekasih yang dinanti menyapa, tapi karena kabar yang diterima adalah duka yang  sangat memilukan hati.

Belum puas rasanya hati bundamu menggendong, membelai, dan melihat perkembanganmu. Belum hilang lelah ayahmu yang bekerja siang malam tuk membeli susumu. Tapi kamu sudah pergi meninggalkan mereka dan kami semua yang sangat menyayangimu, tepat pada 5 Ramadhan 1430 H (26 Agustus 2009).

16 hari dalam perawatan dokter belum mampu menjadi penawar rasa sakitmu. Kamu tak mampu untuk berkata di mana dan apa yang kamu rasakan, hanya tangisan dan eranganmu yang terasa menyayat hati selalu terdengar di telinga ini.

Andai aku bisa menggantikan posisimu, aku rela untuk sakit dan terbaring tak berdaya. Aku rela…… karena kami semua masih berharap akan kesembuhanmu dan ingin melihatmu tersenyum, tertawa seperti dulu. Kelincahan dan kepintaranmu dalam berkembang menjadi anak yang cerdas selalu membuat kami gemas dan ingin selalu berada di dekatmu.

Mungkin inilah yang terbaik untukmu dan sesuai janjimu dengan yang Maha Pencipta akhirnya kamu kembali kepadaNYA. Ayah bundamu hanya bisa sabar dan mengikhlaskan kepergianmu, walaupun sedih dan kehilangan belum bisa jauh dari hati mereka.

Selamat jalan sayang…….. semoga kamu menjadi pembuka jalan ke surga bagi kedua orangtuamu. Ayah, bunda, kakak, kakek, nenek, bude dan om tetap menyayangimu dan akan selalu mendo’akanmu.

Raihan Aldiansyah Putra

Raihan Aldiansyah Putra

*Teruntuk yang tersayang Raihan Aldiansyah Putra (10 bulan)

Pagi ini cuaca kota Medan sangat indah dan bersahabat, sinar mentari yang tidak terlalu galak, desiran angin yang berhembus ramah, kokok ayam yang saling bersahutan, menambah semarak dan cerahnya hari ini.

Tapi tidak dengan keadaanku….. aku bangun dengan wajah kusut, kepala terasa berat, dan mata yang sembab. Semalaman aku tak mampu memejamkan mata ini untuk beristirahat seperti biasanya. Pikiranku melayang ke masa lalu, mengingatnya dan hanya air mata menemaniku menghabiskan  malam.

Masih terngiang apa yang diceritakan temanku tentang dia. Dia orang yang kusayang, kucinta, selalu ada dalam hatiku dan mengisi hari-hariku, kini berpaling mengobral cinta pada sahabatku.

Kukepal erat tanganku menahan emosi, jantungku berdegup kencang, dadaku sesak mendengar semua ceritanya.  Aku tak sanggup, ingin kuteriak tapi suaraku seolah tertahan, akhirnya aku hanya bisa menangis tanpa tahu kenapa aku harus menangis.

Jangan berpaling tuk mengkhianatiku, apalagi dengan sahabatku. Luka hatiku belum sembuh dan mengering tapi kau tega menyiramnya dengan air garam. Kini luka itu kian menganga dan semakin sakit tak terperih.

Bila hatimu belum merasa bosan tuk berpetualang cinta, kenapa harus sahabatku yang kau rayu, kenapa sahabatku jadi tempat pelarianmu. Tak cukupkah pengalaman yang lalu menjadi pelajaran, membuatmu jera dan awas dalam melangkah ?

Cinta telah membuatku bodoh dan terombang-ambing dalam kegalauan. Ingin rasanya ku membencimu…… tapi aku tak mampu, ingin kubuang jauh bayangmu……. tapi tetap saja kau datang mengganggu, sampai kapan batin ini harus tersiksa karenamu.

Kamu tahu apa yang kumau, kamu tahu apa yang kuinginkan, kamu tahu siapa yang kurindu, dan kamu juga tahu siapa yang kucinta. Aku selalu menjaga cinta kita agar tak terkhianati oleh siapapun, tapi kamu malah merusaknya dengan begitu mudah, semudah dan semanis kata-katamu padanya.

Masih pantaskah aku  tuk terus mengharapkanmu dan  menjaga cinta ini agar tetap tumbuh dalam hatiku……….???

Persahabatan bagai kepompong……….

Mengubah ulat menjadi kupu-kupu……..

Persahabatan bagai kepompong

Hal yang tak mudah berubah jadi indah

Persahabatan bagai kepompong

Maklumi teman hadapi perbedaan

Persahabatan bagai kepompong…….  kepompong……. (Sindentosca)

Tidak mudah untuk merubah kepompong yang bisa dibilang menjijikkan untuk menjadi seekor kupu-kupu indah nan cantik dan disenangi setiap orang.

Begitu juga dengan menjalin persahabatan. Untuk mendapatkan seorang teman yang bisa dijadikan sahabat sejati, yang bisa diajak berbagai suka  duka, menerima apa adanya, jujur dan tulus, serta saling memahami satu sama lain tidak segampang metamorfosis kepompong menjadi kupu-kupu.

persahabatan

Menjalin persahabatan juga butuh proses, tidak semua teman yang ada bisa dijadikan sahabat. Ada yang dekat karena kita hebat, ada yang datang karena kita ber-uang, ada juga yang pergi karena tak butuh lagi. ‘Habis manis sepah dibuang’ begitu kira-kira kata pepatah.

Persahabatan juga tak ubahnya seperti percintaan. Bisa  mesra, saling memberi dan  menerima serta berbagi rasa dan cerita,  tapi bisa juga berubah benci dan menyakiti kalau sudah kepercayaan terkhianati.

Seorang teman pernah berkata ’sahabat sejati hanya ilusi’, mungkin hal tersebut bisa saja terjadi apabila salah satu diantaranya sudah mulai mengkhianati persahabatan yang dibina dengan tulus dan lebih mementingkan egonya.

Menjalin persahabatan bisa di mana saja, tidak hanya terbatas dari dunia nyata tapi dari dunia maya yang tidak pernah saling jumpa dan bertatap muka, juga bisa terjalin persahabatan. Persahabatan yang indah  tetap terjalin dengan saling mengunjungi, berbagi rasa dan cerita.

persahabatan dinda

Award cantik yang saya pajang ini adalah simbol persahabatan dari mbak Dinda27. Walaupun di blog saya baru mengenalnya, tapi di facebook kami sudah sering bertegur sapa, saling kunjung dan merasa dekat.

Terimakasih mbak Dinda untuk award dan persahabatannya, semoga persahabatan ini bisa terjalin indah dan tulus.

Kota Medan semalaman diguyur hujan, hari-hari yang biasanya panas dan gerah dari pagi tadi menjadi dingin dan sejuk. Hatiku yang biasanya agak sedikit ‘panas’, tersenyum dan tertawa pun sering dilakukan tidak ikhlas, hari ini ikut mencair dari kebekuannya.

Aku tertawa lepas karena guyonan teman – teman kantor,  mereka sangat menghiburku. Keakraban terasa semakin kental dengan suasana yang semakin akrab. Selama ini hal tersebut juga ada, tapi aku lebih banyak diam tak menanggapinya, kalaupun harus tertawa tak pernah kulakukan tulus dari hatiku.

Akhirnya kusadari, tak ada gunanya terus menyiksa diri dengan semua masa lalu. Biarlah semua berlalu, aku harus tetap melangkah menjalani hidup, karena hidup tak akan berhenti dengan alasan apapun kecuali ajal menjemput dan kiamat.

Ternyata, ketulusan untuk bisa tersenyum, tertawa, menjadi obat hati. Beban yang selama ini menyesakkan dada seolah terbang melayang dan menghilang.  Legaaaaa……. itulah yang kurasakan.

Meski tak mudah bagiku untuk melupakanmu, tapi aku ikhlas melepasmu, dan aku rela kehilangan demi kebahagianmu. Tak ada yang perlu disesali, semua sudah terjadi dan waktu tak akan pernah bisa diputar ulang untuk memilih kembali.

Aku akan tetap tersenyum menjalani hidupku, sepahit apapun itu. Selamat tinggal masa lalu, aku kan melangkah….. maafkanlah kesalahan yang pernah kulakukan padamu.

Semoga bahagiaku hari ini, senyum dan tawaku saat ini, akan tetap selalu ada menemani dan mengisi hari-hariku.

Sudah Satu bulan lebih kutinggalkan blog ini, kubiarkan dia tak terurus dan tak diisi dengan tulisan-tulisan baru nan segar. Semangatku hilang seketika, pikiranku buntu karena banyaknya masalah yang datang silih berganti dan harus diselesaikan satu persatu dengan penuh kesabaran.

Tapi tiada kehidupan tanpa masalah, tinggal tergantung pribadi masing-masing mengatasinya. Ingin menyelesaikan dengan cara singkat tapi tak tepat, atau dengan kesabaran yang lambat tapi membawa hasil yang nikmat. Di samping terus berusaha dan berpasrah diri pada Ilahi, tentunya.

Aku merasa beruntung karena orang-orang di sekitarku masih memberikan perhatian. Begitu juga teman-teman yang kukenal di dunia maya, mereka selalu memberi support dan dukungan agar aku tetap semangat dan kembali mengisi blog ini dengan ‘kejujuran cinta’.

Terimakasih Mbak Emma yang ramah, Mas NH 18 yang telah memberikan dukungan, Bang Jiwakelana yang selalu peduli, dan juga Mas Tuyi yang selalu menyemangati dan memberikan aku award agar blog ini diupdate lagi. Aku bahagia memiliki sahabat seperti kalian, yang selalu ada, peduli dan terus menyemangatiku.

Terimakasih juga buat pengunjung dan pembaca blog ‘Kejujurancinta’ yang masih selalu setia hadir dan berkunjung walaupun blog ini sudah ‘mati suri’ beberapa saat.

aw4rd-bertuahInsya Allah dengan doa dan bantuan kalian semua, ke depan aku akan lebih kuat dan akan terus ngeblog. Tidak ada gunanya terus menerus larut dalam kesedihan, yang sudah terjadi biarlah berlalu dan menjadi pelajaran, masa yang akan datang jangan sampai terulang lagi.

Dan semoga juga dengan ‘bertuah award’ dari Mas Tuyi, blog ini menjadi ‘bertuah’ buat pengunjung dan pembaca sekalian. Ambillah yang bermanfaat dari blog ini, yang kira-kira tidak ada gunanya tinggalkan saja dan biarkan menjadi pemanis.

Terimakasih sahabat………….

Mungkin banyak kaum lelaki yang menganggap perempuan sebagai mahluk lemah, tak berdaya, dan cengeng. Persepsi seperti itu dulu banget, perempuan saat ini harus tampil berani menjadi perempuan kuat, tegar dan mandiri, tanpa harus meninggalkan tugas dan kewajibannya sebagai ibu, istri bagi suami dan anak-anaknya.

Banyak kita melihat perempuan kuat dan tegar, yang selalu setia mendampingi, menerima apapun keadaan suami walaupun hatinya tersakiti. Begitu juga dengan perempuan yang berpisah (cerai) dari suami. Mereka mampu hidup mandiri untuk menghidupi anak-anaknya. Perempuan adalah sosok yang selalu tabah, sabar dan bisa  memaafkan apapun kesalahan yang telah diperbuat suaminya.

Seperti Ida Laksmiwati, istri Antasari Azhar (Ketua KPK non aktif) yang selalu tersenyum dan tetap setia mendampingi suaminya yang dituduh sebagai otak pembunuhan Nasrudin Zulkarnain serta terlibat cinta segitiga dengan Rhani Juliani.

sharmila

sharmila

Begitu juga dengan Sharmila, istri Yahya Zaini (mantan anggota DPR RI) yang masih bisa menerima dan memaafkan suaminya setelah rekaman video skandal seksnya dengan si penyanyi dangdut Maria Eva tersebar luas dan menjadi buah bibir yang memalukan.

Serta Hillary Clinton yang masih tetap mendukung karir suaminya Bill Clinton, walaupun telah tersandung skandal seks dengan Monica Lewinsky.

okie agustina

okie agustina

Satu lagi perempuan yang pantas untuk diacungi jempol adalah Okie Agustina (mantan istri Pasha Ungu). Okie tidak menjadi perempuan cengeng yang meratapi nasib saat harus bercerai dengan Pasha yang bergelimang harta dan selalu dikelilingi wanita-wanita cantik.

Malah saat ini Okie mampu mandiri, membenahi diri, berkarir menjadi model untuk menghidupi dirinya dan anak-anak yang dipercayakan padanya untuk diasuh dan dibesarkan. Karirnya juga semakin berkibar di dunia entertainment dengan memproduseri band baru yang bernama Kraton Band.

Mungkin masih banyak perempuan-perempuan kuat, tegar dan mandiri lainnya yang tidak terekspos media karena mereka bukan public figur. Saya sangat menghormati dan salut  pada mereka. Mudah-mudahan saya juga mampu menjadi perempuan yang memiliki ketulusan hati, kuat, tegar dan mandiri.

Ada saatnya seseorang terhanyut dalam buaian cinta, tapi tak jarang pula seseorang terluka dan akhirnya berbuat nekad, juga karena cinta. Cinta datang dan menyapa siapa saja yang dia kehendaki. Tak peduli  gadis, perjaka, janda, duda, bahkan yang sudah punya pasangan resmi sekalipun.

Jatuh cinta berjuta rasanya, dunia serasa milik berdua. Tak peduli orang mau bilang apa, logika pun kadang terabaikan. Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga, begitulah kata pujangga.

bungaKetika cinta menyentuh hati……..

Ketika cinta mengecup mesra…….

Ketika cinta membelai indah………

Ketika cinta mendekap erat………..

Ketika itu juga hasrat menggoda jiwa…….

Setiap detik yang berlalu, setiap menit yang terlewatkan, setiap jam yang terbuang, rasanya tak ingin berpisah dan menjauh darinya.

Cinta tak selamanya memberikan kehangatan, keindahan dan kebersamaan. Saat hati terluka karena cinta, saat api cemburu membakar  dada, semua cara dihalalkan untuk mendapatkan cinta itu kembali. Apalagi saat cinta harus berbagi dengan yang lain, hati tak akan rela melepasnya pergi.

Cinta penuh misteri, tapi tanpa cinta hidup juga tak berarti

Ketika seseorang memohon dan minta tolong pada kita untuk membantunya keluar dari kesulitan, apakah kita tinggal diam atau masa bodo, apalagi kalau yang minta bantuan itu adalah orang terdekat yang kita sayang. Saya yakin kamu, anda, sampeyan pasti akan membantunya  semampu dan sebisa mungkin bahkan akan rela mengorbankan apapun.

Tapi apakah yang akan kalian rasakan, setelah berusaha membantunya dengan tulus ternyata yang didapat bukanlah ucapan terimakasih tapi malah hinaan dan tuduhan yang menyakitkan.

sedih1Saya tak mampu membendung airmata yang tanpa diundang tiba-tiba sudah mengalir begitu saja. Hati saya tak kuat menahan kecewa teramat sangat.  Walaupun bantuan itu tidak membuahkan hasil sesuai yang diharapkan, alangkah baiknya bila diungkapkan dengan sikap saling menghargai. Saya juga tidak menuntut ucapan terimakasih atau apresiasi setinggi langit untuk itu karena saya tulus membantunya.

Saya mengerti perasaanmu saat ini yang merasa terzolimi dan diperlakukan sewenang-wenang, saya juga prihatin dengan begitu banyak masalah yang sedang kamu hadapi. Tapi, janganlah karena kesewenang-wenangan itu kamu membalas dengan berlaku sewenang-wenang juga pada orang lain.

Mencari seribu musuh akan sangat mudah didapat, tapi mencari seorang teman yang mau berbagi dalam suka dan duka akan seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Jangan karena emosi dan amarah kamu kehilangan segala.

Aku menyayangimu dan selalu ada untukmu, jangan pupuskan asa yang sudah tertanam dalam hatiku. Semoga kamu mengerti !!!

Halaman Berikutnya »