Arsip

Kau Pemilik Hatiku

  • Kau Pemilik Hatiku

    lihatku disini…

    kau buatku menangis…

    ku ingin menyerah…tapi tak menyerah…

    mencoba lupakan…tapi ku bertahan…

    kau terindah…dan selalu terindah…

    aku bisa apa tuk memilikimu…

    kau terindah…kan salalu terindah…

    harus bagaimana ku mengungkapnya…

    kau pemilik hatiku…

    mungkin lewat mimpi…

    ku bisa tuk memberi…

    ku ingin bahagia…tapi tak bahagia…

    ku ingin di cinta…tapi tak dicinta…

    kau pemilik hatiku….

  • Special song to Sanghati

Iklan

Pangeran Kecilku…..

Hari ini….. 9 tahun yang lalu. Saat kau hadir di dunia ini, pertama kali kau membuka mata, menangis dan tersenyum. Hadirmu menyenangkan banyak orang yang telah lama menantimu, begitu juga ayah dan ibumu.

Ibumu yang penuh semangat, ibumu yang penuh perjuangan, rela berkorban jiwa raga bahkan nyawa untuk melahirkanmu. Meski kini kau harus berpisah dengannya tapi jangan pernah lupakan jasanya, tak ada yang bisa menggantikannya. Dia menyayangimu seperti halnya ayahmu.

Kini…. aku ada diantara kalian meski hanya sebatas bayang semu. Secara langsung aku tidak mengenalmu tapi hatiku sudah tertaut padamu, mulai menyayangi dan mencintaimu. Aku banyak tahu  dari cerita ayahmu. Ayahmu selalu semangat bila bercerita tentangmu, ayahmu penuh harap padamu, ayahmu terlalu sayang dan tak ingin kehilanganmu. Kau adalah segalanya, kau adalah masa depan baginya. Apapun rela dia korbankan demi kebahagianmu.

MOHAMMAD SUTRA ALI…… nama yang indah pemberian orangtuamu. Jadilah anak yang pintar, anak yang selalu berbakti pada orangtua. Jadilah LELAKI kuat dan tangguh serta berhati selembut sutra.

Semakin hari kau tumbuh semakin besar, usiamu pun kini bertambah.

Jum’at, 08 Oktoboer 2010…… SELAMAT ULANG TAHUN PANGERAN KECILKU……

Semoga panjang umur, berlimpah rezeki, tetap sehat dan selalu dalam ridho dan ampunan-NYA. Jadilah anak yang pintar sayang, buatlah bangga ayah ibumu.

Aku menyayangimu meski kau tak pernah tahu siapa aku. I LOVE U MY LITTLE PRINCE ……

 

Kopdar

Sabtu, 18 September 2010…… Meski sudah berlalu tapi menyimpan banyak cerita. Ketika dia menginjakkan kakinya di Kota Medan, langsung dia sms “akhirnya kuinjakkan juga kaki di tanah kelahiranmu ini”. Hmmm….

Emma Gusmaya…..itulah namanya….. Perempuan cantik, ramah yang selama ini hanya kudengar suaranya via telepon kini berada di kotaku. Kesempatan langka ini tak kusia siakan, janjipun segera dibuat.

Selepas maghrib akupun meluncur ke hotel tempatnya  menginap. Kutunggu kemunculannya di lobby hotel. Begitu dia melihatku, dia pun berteriak, Lindaaaaaaaaaaa……… dan langsung memelukku dengan erat. Bagai sepasang kekasih, kami berpelukan, berciuman melepas rindu dan keinginan bertemu yang telah tersimpan selama ini.

Usai ngobrol sejenak dengan seorang temanku lagi Alwin, kami pun makan malam di Joko Solo. Tempat makan yang tidak terlalu mewah, tapi lumayan enak tuk tempat ngobrol.

aku, alwin dan mbak emma

Sebelum makanan datang, mbak Emma masih menyempatkan mencubit pipiku. Dia masih belum percaya kalau semua yang terjadi malam itu adalah kenyataan, bahwa yang duduk di sampingnya saat itu adalah aku yang selama ini hanya bisa didengar suaranya saja.

Hampir 2 jam kami bertiga ngobrol ngalur ngidul sambil bercanda. Kebahagiaan tampak jelas di wajah kami yang terlihat lelah.

Senin, 20 September 2010…… Pertemuan hari kedua. Schedule sudah disusun dari kemarin, tinggal menjalankan saja. Tujuan utama adalah ‘Rahmat Gallery’, tuk menjumpai seorang lagi sahabat maya Dedek Sugara, cewek centil yang tidak suka usil  😛

Janjian lunch keluar kantor tak dapat terpenuhi, karena si ibu centil ini sibuk dengan pekerjaannya. Akhirnya makanan pun dipesan dan dinikmati bersama di cafe kantor. Hmmmm…..

putri shaza, aku dan mbak emma

waduhhh.....banyak betul makannya buuu.....

Walau kebersamaan itu hanya beberapa jam saja, tapi terkesan akrab dan menyenangkan. Bilakah pertemuan seperti ini terulang lagi….?? Aku bahagia memiliki sahabat sahabat seperti kalian.

Maya Penuh Warna dan Ceria

Kemajuan teknologi saat ini semakin canggih, berkembang pesat tak terbendung. Bagi yang tidak menyesuaikan diri dengan kehidupan yang serba modern dan canggih sudah pasti akan tertinggal jauh.

Dunia maya…….begitu panggilan yang ditujukan untuk kemajuan di bidang internet. Dari dunia maya banyak yang bisa dipelajari, mengetahui seluruh bagian dunia tanpa harus keliling dunia, mencari sahabat juga sudah semakin mudah, apalagi untuk mencari ilmu pengetahuan, hmmm…sudah pasti tidak merepotkan.

Salah satu produk Dunia Maya adalah Facebook. Siapa yang tidak tahu atau  tidak mengenal si Facebook. Sahabat blogger semua sudah pasti mempunyai akun Facebook. Facebook sudah tidak asing lagi, dari kalangan anak sekolahan, ibu rumahtangga, politikus, hingga pejabat tinggi. Mempromosikan produk, mempromosikan diri, jadi ajang kampanye, mencari teman, bahkan hingga mencari jodoh, semua bisa dilakukan di sana.

Berselancar di Dunia Maya memang mengasyikkan, bahkan bisa lupa waktu dan akhirnya kerjaan pun terbengkalai.  Sampai-sampai untuk update blog juga tidak sempat. Sahabat baik saya, si bunda maya ini paling rajin mengingatkan saya untuk update blog, tapi tetep saja saya tak menghiraukannya karena asyik berfesbukria.

Ke depannya saya akan berusaha untuk mengimbangi antara fesbuk dan blog. Bagaimanapun blog juga sarana mencerdaskan, menambah wawasan, menambah teman, juga melatih menulis lebih baik lagi.

MAYA………duniamu penuh warna dan ceria membuat orang gembira bisa mengenalmu. Bercengkrama mencari cinta, dari pejabat hingga rakyat jelata, semua karenamu MAYA………..

*permohonan maaf saya buat sobat blogger semua*

Rekreasi Sejenak ahh……..

Sabtu, 03 Oktober……. menyempatkan diri bersenang-senang, meninggalkan rutinitas kantor yang menyebalkan dan sejenak melupakan masalah yang ada. Rekreasi bareng teman-teman ke Theme Park,  Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai.

Theme Park Pantai Cermin, sarana bermain wahana air merupakan tempat rekreasi keluarga yang paling pas, apalagi untuk anak-anak. Hmmm…..pasti menyenangkan, mereka pasti betah seharian berenang, berendam dan bermain air.

salah satu tempat bermain

salah satu tempat bermain

Ada beberapa lagi tempat bermain yang mengasyikkan untuk dinikmati, tapi kebetulan saya tak sempat mengabadikannya karena sibuk berfoto ria mengabadikan diri sendiri dan juga dengan teman-teman.

mejeng bareng teman - teman kantor

mejeng bareng teman - teman kantor

Ketika sore tiba, suasana akan semakin asyikkk…… matahari sudah tidak ‘ganas’ lagi dan bisa menikmati laut yang terhampar luas seolah tak berbatas, apalagi sambil menikmati makanan seafood. Hmmm……. kalau yang ini enaknya dinikmati berdua ya dengan sang pujaan hati.

ni mejeng apa menikmati pantai......

ni mejeng apa menikmati pantai......

ni dia...... menanti yang tak kunjung tiba......

ni dia...... menanti yang tak kunjung tiba......

Puas sudah jalan-jalan…….. bermain air, memandang laut yang terhampar luas. Walau waktu terasa kurang untuk mengelilingi seluruhnya, tapi lumayanlah untuk menghilangkan kepenatan karena aktivitas sehari-hari. Paling tidak cukup untuk menenangkan hati yang gundah plus cuci mata.

Persahabatan

Persahabatan bagai kepompong……….

Mengubah ulat menjadi kupu-kupu……..

Persahabatan bagai kepompong

Hal yang tak mudah berubah jadi indah

Persahabatan bagai kepompong

Maklumi teman hadapi perbedaan

Persahabatan bagai kepompong…….  kepompong……. (Sindentosca)

Tidak mudah untuk merubah kepompong yang bisa dibilang menjijikkan untuk menjadi seekor kupu-kupu indah nan cantik dan disenangi setiap orang.

Begitu juga dengan menjalin persahabatan. Untuk mendapatkan seorang teman yang bisa dijadikan sahabat sejati, yang bisa diajak berbagai suka  duka, menerima apa adanya, jujur dan tulus, serta saling memahami satu sama lain tidak segampang metamorfosis kepompong menjadi kupu-kupu.

persahabatan

Menjalin persahabatan juga butuh proses, tidak semua teman yang ada bisa dijadikan sahabat. Ada yang dekat karena kita hebat, ada yang datang karena kita ber-uang, ada juga yang pergi karena tak butuh lagi. ‘Habis manis sepah dibuang’ begitu kira-kira kata pepatah.

Persahabatan juga tak ubahnya seperti percintaan. Bisa  mesra, saling memberi dan  menerima serta berbagi rasa dan cerita,  tapi bisa juga berubah benci dan menyakiti kalau sudah kepercayaan terkhianati.

Seorang teman pernah berkata ‘sahabat sejati hanya ilusi’, mungkin hal tersebut bisa saja terjadi apabila salah satu diantaranya sudah mulai mengkhianati persahabatan yang dibina dengan tulus dan lebih mementingkan egonya.

Menjalin persahabatan bisa di mana saja, tidak hanya terbatas dari dunia nyata tapi dari dunia maya yang tidak pernah saling jumpa dan bertatap muka, juga bisa terjalin persahabatan. Persahabatan yang indah  tetap terjalin dengan saling mengunjungi, berbagi rasa dan cerita.

persahabatan dinda

Award cantik yang saya pajang ini adalah simbol persahabatan dari mbak Dinda27. Walaupun di blog saya baru mengenalnya, tapi di facebook kami sudah sering bertegur sapa, saling kunjung dan merasa dekat.

Terimakasih mbak Dinda untuk award dan persahabatannya, semoga persahabatan ini bisa terjalin indah dan tulus.

Senyumku Bahagiaku

Kota Medan semalaman diguyur hujan, hari-hari yang biasanya panas dan gerah dari pagi tadi menjadi dingin dan sejuk. Hatiku yang biasanya agak sedikit ‘panas’, tersenyum dan tertawa pun sering dilakukan tidak ikhlas, hari ini ikut mencair dari kebekuannya.

Aku tertawa lepas karena guyonan teman – teman kantor,  mereka sangat menghiburku. Keakraban terasa semakin kental dengan suasana yang semakin akrab. Selama ini hal tersebut juga ada, tapi aku lebih banyak diam tak menanggapinya, kalaupun harus tertawa tak pernah kulakukan tulus dari hatiku.

Akhirnya kusadari, tak ada gunanya terus menyiksa diri dengan semua masa lalu. Biarlah semua berlalu, aku harus tetap melangkah menjalani hidup, karena hidup tak akan berhenti dengan alasan apapun kecuali ajal menjemput dan kiamat.

Ternyata, ketulusan untuk bisa tersenyum, tertawa, menjadi obat hati. Beban yang selama ini menyesakkan dada seolah terbang melayang dan menghilang.  Legaaaaa……. itulah yang kurasakan.

Meski tak mudah bagiku untuk melupakanmu, tapi aku ikhlas melepasmu, dan aku rela kehilangan demi kebahagianmu. Tak ada yang perlu disesali, semua sudah terjadi dan waktu tak akan pernah bisa diputar ulang untuk memilih kembali.

Aku akan tetap tersenyum menjalani hidupku, sepahit apapun itu. Selamat tinggal masa lalu, aku kan melangkah….. maafkanlah kesalahan yang pernah kulakukan padamu.

Semoga bahagiaku hari ini, senyum dan tawaku saat ini, akan tetap selalu ada menemani dan mengisi hari-hariku.