Arsip

Pertemuan Itu…..

Hari yang kutunggu akhirnya datang juga. Sabtu, 23 April 2011, jam 09.10 Wib aku sudah berada di Bandara Juanda Surabaya. Tempat yang kita sepakati untuk bertemu. Meski nervous melanda, kutepati janjiku untuk menjemputmu.

Aku tak mengerti kenapa bisa jadi begini. Perutku mulas, tanganku dingin, jantungku juga berdegup tidak karuan.  Tetap kukuatkan hati, tetap kulangkahkan kaki, meski gelisah ini tak mau pergi.

Sudah lebih 20 menit dari jadwal kedatanganmu, tapi sosokmu tetap tak kudapati diantara penumpang yang mendarat. Gelisahku semakin menjadi. Telepon atau SMS darimu pun tak ada. Waduhhhh…… gimana ini. Kucoba menenangkan hati dengan menelepon sahabatku.

5 menit aku bertelepon tanpa sadar aku menoleh ke belakang. Dan saat itu mataku menangkap sosok yang sudah aku kenal dan berjalan ke arahku. ‘Itu dia….’ gumamku. Wajahmu tak asing lagi bagiku, tak sulit bagiku tuk mengenali bahwa itu adalah kamu. Orang yang aku tunggu.

Bergegas aku berdiri dari dudukku dan menyapamu yang kelihatan sedikit bingung, karena mungkin tidak mendapati diriku. ‘Mas……’ hanya itu ucapku. Dan kau pun menoleh mengikuti alur suara yang terdengar. Tak ada jawaban, hanya senyum manis yang terukir dibibirmu. Aku sedikit kikuk, tapi tetap kucoba tersenyum. Kujabat tanganmu, kucium sebagai tanda hormatku. Kau masih tetap diam. Aku ga tau apa yang ada dipikiranmu saat itu. Tapi senyummu tak pernah lepas dari bibirmu. Aku bisa melihat jelas ada kerinduan dari sorot matamu. Hingga kau pun tak mampu tuk banyak berkata-kata.

Pertemuan itu begitu indah bagiku, pertemuan itu membuatku bahagia.  Pertemuan itu membawa sejuta kenangan. Pertemuan itu akan tetap tersimpan dialbum ingatanku. Banyak cerita yang tak mampu kuungkap, banyak cerita yang membuatku tersenyum bila mengingatnya.

JUANDA…… kaulah saksi bisu pertemuan itu (230411).

Iklan

Unforgettable Memory

Sabtu yang cerah……… Matahari begitu teriknya ‘memanggang’ kota Medan, malas rasanya untuk keluar kantor. Tapi ajakan plus bujukan teman-teman akhirnya meruntuhkan keegoisanku untuk bertahan dan berkutat dengan pekerjaan kantor.

Menghadiri undangan pernikahan adik teman sekantor, pergi beramai-ramai, saling canda satu sama lain, sungguh di luar dugaanku, ternyata sangat menyenangkan. Panas terik hari ini tak membuat kami semua gerah dan berhenti bercanda sambil terus tertawa.

Sambil menikmati hidangan makanan yang disediakan, para undangan  juga dihibur dengan musik keyboard dengan biduan lokal yang lumayan cantik dan bersuara lumayan bagus. Dari lagu pop, melayu hingga dangdut semua dilantunkan dengan baik dan kami semua menikmatinya sambil sedikit menggoyangkan kaki.

Tiba-tiba saja aku tertegun dan terdiam seribu bahasa, ketika seorang penyanyi melantunkan tembang ST12 ‘Jangan Pernah Berubah’. Setiap liriknya begitu menggugah hatiku. Pikiranku pun berkelana jauh, teringat kembali pada seseorang yang kini telah pergi meninggalkanku.

Seseorang yang pernah ada dalam hatiku, yang selalu menjadi penyemangatku, yang memberi warna dalam hidupku, dan yang pernah kuharapkan menjadi imam. Kini semua sudah berakhir dan diapun sudah berlalu, tapi kenangan manis yang pernah kita rajut bersama tak akan pernah terlupakan.

GADIS SUNYIBiarkan waktu teruslah berputar
Mencintai kamu penuh rasa sabar
Meski sakit hati ini kau tinggalkan
Ku ikhlas ‘tuk bertahan

Cintaku padamu begitu besar
Namun kau tak pernah bisa merasakan
Malah kini kau ucapkan selamat tinggal
Membuat keresahan

Meninggalkanku tanpa perasaan
Hingga ku jatuhkan airmata
Kekecewaan ku sungguh tak berarah
Biarkan ku harus bertahan

Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah
Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah

Jangan pernah kau coba untuk berubah
Ku relakan yang indah dalam hatinya

Aku mencintaimu, tapi tak mampu memilikimu, aku harus rela melepasmu demi kebahagiaanmu. Cinta sejati tak akan pernah mati, walau raga tak termiliki, cinta sejati akan selalu ada di hati, walau hanya bersua sebatas mimpi.

Terimakasih sudah mencintaiku, mengisi hari-hariku dengan begitu indah. Dekap hangatmu akan selalu kurasakan walaupun hanya dalam mimpi dan sebatas bayang-bayang semu.


Jangan Berpaling tuk Mengkhianatiku

Pagi ini cuaca kota Medan sangat indah dan bersahabat, sinar mentari yang tidak terlalu galak, desiran angin yang berhembus ramah, kokok ayam yang saling bersahutan, menambah semarak dan cerahnya hari ini.

Tapi tidak dengan keadaanku….. aku bangun dengan wajah kusut, kepala terasa berat, dan mata yang sembab. Semalaman aku tak mampu memejamkan mata ini untuk beristirahat seperti biasanya. Pikiranku melayang ke masa lalu, mengingatnya dan hanya air mata menemaniku menghabiskan  malam.

Masih terngiang apa yang diceritakan temanku tentang dia. Dia orang yang kusayang, kucinta, selalu ada dalam hatiku dan mengisi hari-hariku, kini berpaling mengobral cinta pada sahabatku.

Kukepal erat tanganku menahan emosi, jantungku berdegup kencang, dadaku sesak mendengar semua ceritanya.  Aku tak sanggup, ingin kuteriak tapi suaraku seolah tertahan, akhirnya aku hanya bisa menangis tanpa tahu kenapa aku harus menangis.

Jangan berpaling tuk mengkhianatiku, apalagi dengan sahabatku. Luka hatiku belum sembuh dan mengering tapi kau tega menyiramnya dengan air garam. Kini luka itu kian menganga dan semakin sakit tak terperih.

Bila hatimu belum merasa bosan tuk berpetualang cinta, kenapa harus sahabatku yang kau rayu, kenapa sahabatku jadi tempat pelarianmu. Tak cukupkah pengalaman yang lalu menjadi pelajaran, membuatmu jera dan awas dalam melangkah ?

Cinta telah membuatku bodoh dan terombang-ambing dalam kegalauan. Ingin rasanya ku membencimu…… tapi aku tak mampu, ingin kubuang jauh bayangmu……. tapi tetap saja kau datang mengganggu, sampai kapan batin ini harus tersiksa karenamu.

Kamu tahu apa yang kumau, kamu tahu apa yang kuinginkan, kamu tahu siapa yang kurindu, dan kamu juga tahu siapa yang kucinta. Aku selalu menjaga cinta kita agar tak terkhianati oleh siapapun, tapi kamu malah merusaknya dengan begitu mudah, semudah dan semanis kata-katamu padanya.

Masih pantaskah aku  tuk terus mengharapkanmu dan  menjaga cinta ini agar tetap tumbuh dalam hatiku……….???

Senyumku Bahagiaku

Kota Medan semalaman diguyur hujan, hari-hari yang biasanya panas dan gerah dari pagi tadi menjadi dingin dan sejuk. Hatiku yang biasanya agak sedikit ‘panas’, tersenyum dan tertawa pun sering dilakukan tidak ikhlas, hari ini ikut mencair dari kebekuannya.

Aku tertawa lepas karena guyonan teman – teman kantor,  mereka sangat menghiburku. Keakraban terasa semakin kental dengan suasana yang semakin akrab. Selama ini hal tersebut juga ada, tapi aku lebih banyak diam tak menanggapinya, kalaupun harus tertawa tak pernah kulakukan tulus dari hatiku.

Akhirnya kusadari, tak ada gunanya terus menyiksa diri dengan semua masa lalu. Biarlah semua berlalu, aku harus tetap melangkah menjalani hidup, karena hidup tak akan berhenti dengan alasan apapun kecuali ajal menjemput dan kiamat.

Ternyata, ketulusan untuk bisa tersenyum, tertawa, menjadi obat hati. Beban yang selama ini menyesakkan dada seolah terbang melayang dan menghilang.  Legaaaaa……. itulah yang kurasakan.

Meski tak mudah bagiku untuk melupakanmu, tapi aku ikhlas melepasmu, dan aku rela kehilangan demi kebahagianmu. Tak ada yang perlu disesali, semua sudah terjadi dan waktu tak akan pernah bisa diputar ulang untuk memilih kembali.

Aku akan tetap tersenyum menjalani hidupku, sepahit apapun itu. Selamat tinggal masa lalu, aku kan melangkah….. maafkanlah kesalahan yang pernah kulakukan padamu.

Semoga bahagiaku hari ini, senyum dan tawaku saat ini, akan tetap selalu ada menemani dan mengisi hari-hariku.

Cerita Cinta

Ada saatnya seseorang terhanyut dalam buaian cinta, tapi tak jarang pula seseorang terluka dan akhirnya berbuat nekad, juga karena cinta. Cinta datang dan menyapa siapa saja yang dia kehendaki. Tak peduli  gadis, perjaka, janda, duda, bahkan yang sudah punya pasangan resmi sekalipun.

Jatuh cinta berjuta rasanya, dunia serasa milik berdua. Tak peduli orang mau bilang apa, logika pun kadang terabaikan. Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga, begitulah kata pujangga.

bungaKetika cinta menyentuh hati……..

Ketika cinta mengecup mesra…….

Ketika cinta membelai indah………

Ketika cinta mendekap erat………..

Ketika itu juga hasrat menggoda jiwa…….

Setiap detik yang berlalu, setiap menit yang terlewatkan, setiap jam yang terbuang, rasanya tak ingin berpisah dan menjauh darinya.

Cinta tak selamanya memberikan kehangatan, keindahan dan kebersamaan. Saat hati terluka karena cinta, saat api cemburu membakar  dada, semua cara dihalalkan untuk mendapatkan cinta itu kembali. Apalagi saat cinta harus berbagi dengan yang lain, hati tak akan rela melepasnya pergi.

Cinta penuh misteri, tapi tanpa cinta hidup juga tak berarti

Weekend dan PR

Weekend, sunyi, sepi, dan sendiri………….

Harusnya weekend kali ini bisa menyenangkan karena baru gajian. Mau jalan-jalan menghabiskan malam, berduaan, paling nggak masih punya modal kuat 😀

Mau pergi ke mall cari keperluan sehari-hari juga malas, ga ada yang nemeni. Kebetulan weekend kali ini si dia ada urusan pekerjaan ke luar kota, ya……. terpaksa weekend sendirian, paling nyamuk-nyamuk nakal yang setia menghampiri.

Dari pada bengong dan nggak ke mana mana, lebih baik ngerjai PR dari mas Ben yang sudah lama tertunda.

Ini dia PR nya, basi banget, karena kelamaan 🙂

DARIMANA BLOG KALIAN BERASAL ?

Blog saya tercipta karena dorongan dan dukungan dari si dia. Sampai saat ini blog saya masih numpang sama om wordpress.com

KAPAN DILAHIRKANNYA BLOG INI ?

Blog kejujurancinta mulai diperkenalkan pada 15 Desember 2008 dan postingan perdana pada 22 Desember 2008 bertepatan dengan hari ibu.

KESULITAN APA SAJA YANG ADA SAAT MEMBUAT BLOG INI ?

Kesulitan ??? mungkin ga ada ya, cuma untuk widget memang belum beres bener, karena masih belajar dan cari tahu, juga karena keterbatasan waktu saya.

MENGAPA MEMBAHAS TOPIK YANG KALIAN BAHAS SEKARANG ?

Karena dari pertama pengen punya blog hanya untuk menulis tentang apa yang saya rasa dari keseharian hidup saya.

KENAPA TAMPILAN BLOG MENGGUNAKAN TEMPLATE INI ?

suka aja, mungkin juga akan berganti sesuai mood

APA YANG KALIAN LAKUKAN SAAT PERTAMA BLOG ANDA BARU JADI ?

Hmmm…. begitu ngeliat pratampil, rasanya puassssss banget, walaupun masih belum beres di sana-sini. Dalam hati pengen berteriak ‘aku bisaaaaa’, begitu mo buat tulisan, baru bingung lagi :mrgreen:

award Ini dia banner awardnya sudah dipasang di blog cantik saya. Karena ini PR dan Award pertama, jadi saya tak meneruskannya pada siapapun, ingin dinikmati sendiri. Selesai sudah PR yang tertunda itu, lega rasanya, plooonggg….

Weekend, sunyi, sepi, sendiri dan ngerjai PR. Weekend kelabu……… 10

Aku yang Terabaikan

Sebel, sebel, sebel………

Perasaan itu yang kini tengah melandaku.

Gimana ga sebel, sudah seminggu ini orang yang aku sayang tiba – tiba bergaya cuek. Ga pernah nelpon lagi, sms juga balasnya 10 menit kemudian, bahkan sampai dua kali disms baru balas. Dan kalau ditanya, selalau jawabnya bikin kesal.

‘Sayang aku ga tau ada sms, tadi HP di laci…….’

‘Sayang tolong dong ngertiin aku, sibuk banget ni…….’

Emang lacinya jauh, emang ga denger apa, sesibuk apa sih sampe ga sempat balas sms, emang aku ini dianggap apaan sih…???

sebeeellllllll…….. 😦

Hanya karena alasan pekerjaan, tiba-tiba dia berubah seperti itu. Benar nggak ya karena kerjaan ?? Tiba-tiba rasa tidak percaya, jealous, dan beribu tanya muncul dalam hatiku. Jangan….jangan……

jangan, jangan….. ada orang ketiga lagi. Duh…. bisa runyam ni kalau benar – benar terjadi. Sebagai orang yang disayang dan dicinta oleh si dia boleh dong curiga seperti itu. Bukan tidak percaya, tapi aku ga bisa memberikan rasa percaya itu sepenuhnya.

Gara-gara hal tersebut kemarin kami sempat bertengkar dan saling diam beberapa hari. Aku ga mau mau sms atau nelpon dia lagi, padahal jujur hatiku ga tahan banget seperti ini. Tapi untungnya si dia tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut.

Tapi tetap aja kecurigaan itu ada dan ga hilang dari hatiku. Mudah-mudahan dia benar – benar disibukkan oleh pekerjaan, dan bukan karena ada yang lain di hatinya.