Archive | Oktober 2010

Pangeran Kecilku…..

Hari ini….. 9 tahun yang lalu. Saat kau hadir di dunia ini, pertama kali kau membuka mata, menangis dan tersenyum. Hadirmu menyenangkan banyak orang yang telah lama menantimu, begitu juga ayah dan ibumu.

Ibumu yang penuh semangat, ibumu yang penuh perjuangan, rela berkorban jiwa raga bahkan nyawa untuk melahirkanmu. Meski kini kau harus berpisah dengannya tapi jangan pernah lupakan jasanya, tak ada yang bisa menggantikannya. Dia menyayangimu seperti halnya ayahmu.

Kini…. aku ada diantara kalian meski hanya sebatas bayang semu. Secara langsung aku tidak mengenalmu tapi hatiku sudah tertaut padamu, mulai menyayangi dan mencintaimu. Aku banyak tahu  dari cerita ayahmu. Ayahmu selalu semangat bila bercerita tentangmu, ayahmu penuh harap padamu, ayahmu terlalu sayang dan tak ingin kehilanganmu. Kau adalah segalanya, kau adalah masa depan baginya. Apapun rela dia korbankan demi kebahagianmu.

MOHAMMAD SUTRA ALI…… nama yang indah pemberian orangtuamu. Jadilah anak yang pintar, anak yang selalu berbakti pada orangtua. Jadilah LELAKI kuat dan tangguh serta berhati selembut sutra.

Semakin hari kau tumbuh semakin besar, usiamu pun kini bertambah.

Jum’at, 08 Oktoboer 2010…… SELAMAT ULANG TAHUN PANGERAN KECILKU……

Semoga panjang umur, berlimpah rezeki, tetap sehat dan selalu dalam ridho dan ampunan-NYA. Jadilah anak yang pintar sayang, buatlah bangga ayah ibumu.

Aku menyayangimu meski kau tak pernah tahu siapa aku. I LOVE U MY LITTLE PRINCE ……

 

Kopdar

Sabtu, 18 September 2010…… Meski sudah berlalu tapi menyimpan banyak cerita. Ketika dia menginjakkan kakinya di Kota Medan, langsung dia sms “akhirnya kuinjakkan juga kaki di tanah kelahiranmu ini”. Hmmm….

Emma Gusmaya…..itulah namanya….. Perempuan cantik, ramah yang selama ini hanya kudengar suaranya via telepon kini berada di kotaku. Kesempatan langka ini tak kusia siakan, janjipun segera dibuat.

Selepas maghrib akupun meluncur ke hotel tempatnya  menginap. Kutunggu kemunculannya di lobby hotel. Begitu dia melihatku, dia pun berteriak, Lindaaaaaaaaaaa……… dan langsung memelukku dengan erat. Bagai sepasang kekasih, kami berpelukan, berciuman melepas rindu dan keinginan bertemu yang telah tersimpan selama ini.

Usai ngobrol sejenak dengan seorang temanku lagi Alwin, kami pun makan malam di Joko Solo. Tempat makan yang tidak terlalu mewah, tapi lumayan enak tuk tempat ngobrol.

aku, alwin dan mbak emma

Sebelum makanan datang, mbak Emma masih menyempatkan mencubit pipiku. Dia masih belum percaya kalau semua yang terjadi malam itu adalah kenyataan, bahwa yang duduk di sampingnya saat itu adalah aku yang selama ini hanya bisa didengar suaranya saja.

Hampir 2 jam kami bertiga ngobrol ngalur ngidul sambil bercanda. Kebahagiaan tampak jelas di wajah kami yang terlihat lelah.

Senin, 20 September 2010…… Pertemuan hari kedua. Schedule sudah disusun dari kemarin, tinggal menjalankan saja. Tujuan utama adalah ‘Rahmat Gallery’, tuk menjumpai seorang lagi sahabat maya Dedek Sugara, cewek centil yang tidak suka usil  😛

Janjian lunch keluar kantor tak dapat terpenuhi, karena si ibu centil ini sibuk dengan pekerjaannya. Akhirnya makanan pun dipesan dan dinikmati bersama di cafe kantor. Hmmmm…..

putri shaza, aku dan mbak emma

waduhhh.....banyak betul makannya buuu.....

Walau kebersamaan itu hanya beberapa jam saja, tapi terkesan akrab dan menyenangkan. Bilakah pertemuan seperti ini terulang lagi….?? Aku bahagia memiliki sahabat sahabat seperti kalian.