Archive | Juli 2009

Senyumku Bahagiaku

Kota Medan semalaman diguyur hujan, hari-hari yang biasanya panas dan gerah dari pagi tadi menjadi dingin dan sejuk. Hatiku yang biasanya agak sedikit ‘panas’, tersenyum dan tertawa pun sering dilakukan tidak ikhlas, hari ini ikut mencair dari kebekuannya.

Aku tertawa lepas karena guyonan teman – teman kantor,  mereka sangat menghiburku. Keakraban terasa semakin kental dengan suasana yang semakin akrab. Selama ini hal tersebut juga ada, tapi aku lebih banyak diam tak menanggapinya, kalaupun harus tertawa tak pernah kulakukan tulus dari hatiku.

Akhirnya kusadari, tak ada gunanya terus menyiksa diri dengan semua masa lalu. Biarlah semua berlalu, aku harus tetap melangkah menjalani hidup, karena hidup tak akan berhenti dengan alasan apapun kecuali ajal menjemput dan kiamat.

Ternyata, ketulusan untuk bisa tersenyum, tertawa, menjadi obat hati. Beban yang selama ini menyesakkan dada seolah terbang melayang dan menghilang.  Legaaaaa……. itulah yang kurasakan.

Meski tak mudah bagiku untuk melupakanmu, tapi aku ikhlas melepasmu, dan aku rela kehilangan demi kebahagianmu. Tak ada yang perlu disesali, semua sudah terjadi dan waktu tak akan pernah bisa diputar ulang untuk memilih kembali.

Aku akan tetap tersenyum menjalani hidupku, sepahit apapun itu. Selamat tinggal masa lalu, aku kan melangkah….. maafkanlah kesalahan yang pernah kulakukan padamu.

Semoga bahagiaku hari ini, senyum dan tawaku saat ini, akan tetap selalu ada menemani dan mengisi hari-hariku.

Iklan