Archive | Januari 2010

Malam Berbalut Rindu

Malam semakin larut, kantukpun sudah mulai menyerangku. Aku beranjak menuju peraduan yang selalu setia menanti kehadiranku. Sejenak kumampu memejamkan mata ini, memanjakan diri dalam istirahat malamku.

Tapi tidak dengan hatiku, yang masih berharap teleponku berdering dan itu adalah darimu. Kuingin malam ini mendengar suaramu tuk menghantar lelap tidurku seperti malam – malam kemarin.

Lelah kumenanti tapi teleponku tetap diam membisu. Jangankan telepon, sms pun tak kunjung datang. Tak ada kata I love you mah….., tak ada kata I miss you honey……., tak ada kata iya sayang……. tak ada kata apapun yang kudapati malam ini. Menunggu membuatku lelah dan akhirnya aku pun tertidur dalam penantian rinduku.

Mungkinkah kesepakatan yang kita buat siang tadi untuk tidak saling telepon kau laksanakan….?? Aku tak sanggup bila itu terjadi….., aku tak sanggup untuk menanggung rasa rindu ini sendiri…..aku tak sanggup untuk tak mendengar suaramu lagi…..aku tak akan sanggup…….

Ataukah kau sibuk dengan pangeran kecilmu sehingga tak sempat untuk menyapaku walaupun hanya via sms. Ya….mungkin saja. Tapi aku tak boleh egois, aku tak boleh punya rasa cemburu pada pangeran kecilmu. Aku harus bisa menghilangkan perasaan yang tidak seharusnya ini dari hatiku.

Aku harus bisa mengerti bahwa tak mudah bagimu untuk berbagi waktu,  perhatian, kasih sayang serta rasa cinta untuk pangeran kecilmu  dan juga untukku. Aku menyayangimu…..aku juga menyayangi pangeran kecilmu.  Tak boleh ada sedikit celahpun yang dapat memisahkan aku, kau dan dia.

Malam terus berlalu, pagi menjelang, terangpun datang. Kuyakinkan hati terus berharap bahwa kau akan meneleponku hari ini, tuk membuang jauh balutan rinduku malam tadi. Kuingin angan cinta kita menjadi nyata, bersatu dalam ridho sang kuasa.

Iklan

Antara Medan – Samarinda

Antara Medan – Samarinda

Ada cinta yang membara

Ada rindu yang melanda

Ada hasrat yang tertunda


Antara Medan – Samarinda

Terbentang jalan nan panjang

Ribuan aral pasti kan datang menghadang

Tuk menguji cinta dan kesetiaan


Antara Medan – Samarinda

Membagi duka dan airmata

Memberi support dan bahagia

Menghibur dalam canda dan tawa


Antara Medan – Samarinda

Ada sebuah cerita cinta

Berharap kan menjadi nyata

Bukan sebatas angan-angan belaka


Antara Medan – Samarinda

Bermunajat pada yang kuasa

Tuk mewujudkan niat yang mulia

Bersatu dalam mahligai rumahtangga



Maya Penuh Warna dan Ceria

Kemajuan teknologi saat ini semakin canggih, berkembang pesat tak terbendung. Bagi yang tidak menyesuaikan diri dengan kehidupan yang serba modern dan canggih sudah pasti akan tertinggal jauh.

Dunia maya…….begitu panggilan yang ditujukan untuk kemajuan di bidang internet. Dari dunia maya banyak yang bisa dipelajari, mengetahui seluruh bagian dunia tanpa harus keliling dunia, mencari sahabat juga sudah semakin mudah, apalagi untuk mencari ilmu pengetahuan, hmmm…sudah pasti tidak merepotkan.

Salah satu produk Dunia Maya adalah Facebook. Siapa yang tidak tahu atau  tidak mengenal si Facebook. Sahabat blogger semua sudah pasti mempunyai akun Facebook. Facebook sudah tidak asing lagi, dari kalangan anak sekolahan, ibu rumahtangga, politikus, hingga pejabat tinggi. Mempromosikan produk, mempromosikan diri, jadi ajang kampanye, mencari teman, bahkan hingga mencari jodoh, semua bisa dilakukan di sana.

Berselancar di Dunia Maya memang mengasyikkan, bahkan bisa lupa waktu dan akhirnya kerjaan pun terbengkalai.  Sampai-sampai untuk update blog juga tidak sempat. Sahabat baik saya, si bunda maya ini paling rajin mengingatkan saya untuk update blog, tapi tetep saja saya tak menghiraukannya karena asyik berfesbukria.

Ke depannya saya akan berusaha untuk mengimbangi antara fesbuk dan blog. Bagaimanapun blog juga sarana mencerdaskan, menambah wawasan, menambah teman, juga melatih menulis lebih baik lagi.

MAYA………duniamu penuh warna dan ceria membuat orang gembira bisa mengenalmu. Bercengkrama mencari cinta, dari pejabat hingga rakyat jelata, semua karenamu MAYA………..

*permohonan maaf saya buat sobat blogger semua*