Renungan Diri

Detik berganti menit, hari berganti minggu, bulan berganti tahun, yang muda pasti menjadi tua, baik muda maupun tua pasti akan mati. Begitulah hidup selalu berganti tak satu pun yang abadi, semua pasti akan berakhir bila tiba waktunya.

Hidup bak roda pedati yang terus berputar, kadang di atas, kadang juga di bawah. Pada saat di atas jangan pernah lupa melihat ke bawah, untuk menggugah rasa peduli dengan orang orang kecil di sekitar dan meningkatkan rasa syukur pada Yang Maha Pencipta.

Begitu juga saat berada di bawah, jangan selalu melihat ke atas, karena hal itu akan membuat kecewa yang mendalam dan merasa terdiskriminasi oleh keadaan yang tidak adil. Syukuri apa yang kita dapat dan miliki, karena tidak semua orang seberuntung kita.

Jangan terlena disaat memiliki kekuasaan, harta dan tahta, karena semua itu tidak akan abadi dan akan berakhir sesuai keinginan-Nya, bahkan kalau tidak hati hati bisa menjerat diri sendiri. Belajar dari pengalaman akan membuat diri kian sadar dan berhati-hati melangkah.

Semakin usia menapaki senja, kesadaran diri dari kealpaan dan kesalahan semakin menjejali jiwa. Penyesalan yang dalam serta tetesan air mata kian mewarnai kala sujud menghadap-Nya. Ketenangan, keikhlasan, kepasrahan serta ketabahan semakin terasa saat diri mendekat pada-Nya. Kesalahan, kesilapan juga kemaksiatan yang telah diperbuat selama ini, kiranya mampu ditinggalkan untukĀ  melangkah menuju ridho-Nya.

Hidup hanya sekali, alangkah baiknya kalau bisa diisi dengan yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Mari kita mulai dari sekarang dan dari hal – hal yang kecil terlebih dahulu, karena merubah hidup tidak segampang membalik telapak tangan. Tinggalkan segala ketidakbaikan di dunia ini untukĀ  menuju hidup lurus dan kekal abadi nantinya.

About these ads

26 gagasan untuk “Renungan Diri

  1. alow mbak, apa kabar??? lama banget nich aku ngga ngeblog jadi ketinggalan banyak banget dech.

    Hidup hanya sekali, alangkah baiknya kalau bisa diisi dengan yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Mari kita mulai dari sekarang dan dari hal – hal yang kecil terlebih dahulu, karena merubah hidup tidak segampang membalik telapak tangan. Tinggalkan segala ketidakbaikan di dunia ini untuk menuju hidup lurus dan kekal abadi nantinya.

    bener banget mbak :D

    retiieeee……..
    kemana aja nggak pernah muncul lagi
    kangen banget ni
    ayo dong ngeblog lagi, biar rame

    btw, gimana kabar babe :)

  2. Seandainya… itu dilakukan oleh setiap pribadi di Indonesia…. betapa republik ini menjadi negara yang damaiii….

    setuju bro…

    tp untuk merubah segalanya tentu tdk semudah kita bicara dan teori
    perlu renungan, kesadaran, niat, usaha dan kebersamaan
    agar indonesia menjadi aman, damai, sejahtera, bermartabat dan religius
    thanks bro :)

  3. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain…Aku senang dengan ungkapan ini. Memang kita tak ada artinya sebelum kita bisa membuka diri untuk orang lain. Semangat terus, ya! Salam kenal…

    bener sis
    hidup kan cm sekali
    kenapa kita tdk berbuat dan memberi manfaat bagi orang lain
    saling bantu, saling berbagi, saling menghargai sama sekali tak ada ruginya

    salam kenal juga fanda

  4. Jangan banyak merenung mba’, nanti malah kesambet. Soalnya kalo banyak merenung nanti pikiranya kosong, kalo pikiran kosong nanti dimasuki setan, kesurupan Deh…. :mrgreen:

    heheee…..
    mas tuyi paling bisa buat saya tersenyum

    kalau yg sampe kesurupan itu termenung bkn merenung mas
    beda itu :P

  5. hidup cuma sekali, perlu disyukuri kehidupan ini bagaimanapun keadaannya yg penting juga tetep hepi :)

    mensyukuri hidup harus tiap hari mbak
    agar kita selalu ingat padaNya
    hepi…?? juga harus dong

  6. iya mbak hal2 kecil dan dimulai dengan diri sendiri ya. gampang2 sulit tuh mbak :)

    gampang2 sulit itu pasti
    tp kalau niat kita tulus bener2 ingin berubah
    memulai yg baik, Insya Allah pasti bisa :)

  7. Intinya bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan-Nya ya mba?
    Selamat bersantai bersama keluarga tercinta…

    bener mas adam
    dgn selalu mensyukuri nikmatNya
    insya Allah nikmat itu akan bertambah

  8. Ya ya ya … jangan terlena ketika di atas … roda berputar

    ya jangan terlena ketika di atas
    karena suatu saat roda itu pasti akan berputar ke bawah
    yg penting saat di atas maupn di bawah
    jgn lupa bersujud dan bersyukur padaNYA

  9. halo mbae,

    bener tuh haji ersis :D
    roda slalu berputar tapi terkadang kalo lagi susah muternya lelet :D

    oya, mbae susah komeng di blog gw yng co.cc, jangan nangis gitu dunx, hehheh… :D

    ya dah sekarang gw alihkan yang komengnya lebih asyik and bla bla bla

    di sini nieh….

    http://www.orbgoblog.info

    tunggu komengnya :D

    biar ga lelet muternya
    kudu diolesi minyak biar lancar :)

    gimana ga nangis
    wong saya sampe capek ngasi komen
    tp gagal terus
    itu kejadiannya sama kayak di blog mas tuyi
    nyebelinnnnnn :(

  10. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain

    saya jadi inget jaman ngaji dulu mbak :smile:
    renungan yang bagus!

    itulah gunanya menuntut ilmu
    kapan dan di mana pun bisa menjadi pengingat diri
    thanks mas :)

  11. Saya sedang berusaha
    Semoga saya bisa lebih baik
    Lagi dan lagi

    Salam semangat!

    untuk menjadi lebih baik, lagi dan lagi
    memang harus diusahakan kang
    semoga berhasil ya

  12. nice post
    inspiring sista
    btw, benar sekali
    hidup hanya sekali
    jangan smp lupa diri
    dan kehilangan nurani…. :)

    bnr bang
    hidup hanya sekali
    mari berbuat yg terbaik
    untuk diri sendiri dan orang yang kita cintai

  13. kenapa sekarang jadi malah makin banyak orang yang merenung ya?!?!?
    padahal gk terlalu baik juga kan, bener tuh kata so ‘gondrong’ di atas, ntar kesambet :( kqkqkqkqkkq….

    kesambet kalau kebanyakan termenung
    kalau merenung sih berguna untuk koreksi diri :)

  14. Bener mbak…, hidup emang hanya sekali.
    Jangan sampai menyesal di kemudian hari.
    Yuk…, makin giat berbuat kebaikan.
    Semangat.. !!

    yuk…. mari…..
    perbanyak amal kebaikan

  15. Memang dalam hidup kita banyak kealpaan dan kesalahan. Tapi menurut salah seorang pujangga Jawa (Ronggo warsito) : bejo-bejo ne sing eling lan waspodo. (berbahagialah yang ingat kepada Tuhan dan selalu hati-hati waspada dalam menyikapi hidup)

    hmmm…ungkapan yang sangat bagus sekali
    kalau diterapkan dlm kehidupan
    pasti akan membawa kebahagiaan dunia akhirat

  16. HMMMM…..yang asik tuh, emang bener Hidup bak roda pedati yang terus berputar, kadang di atas, kadang juga di bawah…

    iya mr…
    kalau rodanya ga berputar
    akan diam ditempat dan ga ada variasinya
    ga seru dongggg…..

  17. manusia memang serba terbatas,namun dia tidak akan pernah merasa terbatas. keiinginan perasaan selalu membuat ego nya merubah dan melupakan segalanya.

    thank’s atas kunjungannya.

    tambahan buat renungan saya ni
    thanks angg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s